Wednesday, September 3, 2025

KIRIKIL DALAM SEPATU

 

KIRIKIL DALAM SEPATU

 

Kirikil dalam sepatu, menusuk langkah,
Mengganggu jalan, Pak gemetar.
 
Di segala ruang sidang, menabur kata manis,
Namun di Bumi Timor-Leste peluru berbicara.
 
Setiap desa dibakar, setiap ladang ditutupi asap,
Anak-anak kehilangan orang tua, mengalir air mata.

Tentara datang, menginjak dengan sepatu,
Meninggalkan jejak darah, tubuh tergeletak.
 
Kirikil kecil di dalam sepatu, tak bisa dibuang,
Kecil tubuhnya, besar artinya, selalu bergema.
 
Kirikil dalam sepatu, Alatas berjalan pincang,
Kirikil dalam sepatu, diplomasi menjadi pincang.
 
Diplomasi membungkam rakyat, krikil meghalan,
Ingin menghapus sejarah, namun sejarah menolak.

Saat akan timba segera, kirikil menjadi tanda,
Kebenaran akan tiba, Timor-Leste MERDEKA.
 
 
Cristovão Pereira (likuliku)
Kalimantan 19 Agustus 1997

No comments:

Post a Comment