Thursday, August 7, 2025

Brigade Negra

 

 Brigade Negra
 
Di tanah yang dikuasai Penjajah,
Maubere melankahi luka dan derita,
Hampir kehilangan harapan, dan Cinta,
Berdirilah pasukan hitam, Brigada Negra.

Brigada Negra, kekuatan suci tak pernah mundur,
Berjuang di jantung musuh, pantang menyerah,
Bukan bertempur karena kebencian,
Tapi demi akhiri kegelapan di negeri kami.
 
Brigada Negra, tak tertulis dalam ceritamu,
Dengan keberanian, tulis sejarah dengan pengorbanan,
Walau melalui jeruji besi, demi hadirkan fajar,
Meski badai mencoba menelan kami.
 
 Dan bila nanti fajar benar-benar tiba,
Langit akan berkabung untuk merayakan,
Sebab Brigada Negra tak butuh tugu,
Hanya Bulan menjadi saksi bisu di medan laga.

Bukan pasukan, bukan tentara,
Tapi Brigada Negra punya cahaya sendiri
Setiap Langkah, mencakar senapan musuh,
Kami adalah nyala api dalam gelas minyak.
 
Kami adalah Brigada Negra,
Bukan barisan berseragam rapi,
Bukan pangkat yang berkilau di dada,
Kami ada, untuk memberi harapan.
 
Cristovão Pereira (Takamatan)
Cempaka putih, Jakarta 15 Januari 1997

No comments:

Post a Comment